22 January 2026

Office Address

123/A, Miranda City Likaoli
Prikano, Dope

Phone Number

+0989 7876 9865 9

+(090) 8765 86543 85

Email Address

info@example.com

example.mail@hum.com

Tak Berkategori

Cara Submit Jurnal Scopus yang Benar dan Terarah untuk Penulis Pemula

Cara submit jurnal Scopus adalah proses mengirim artikel ilmiah ke jurnal internasional terindeks Scopus melalui tahapan seleksi dan peer review yang ketat. Proses ini bisa dilakukan secara mandiri jika penulis memahami alur, standar naskah, dan strategi pemilihan jurnal. Artikel ini membahas langkah-langkahnya secara praktis, netral, dan mudah dipahami.


Apa Itu Cara Submit Jurnal Scopus?

Cara submit jurnal Scopus merujuk pada rangkaian tahapan teknis dan akademik untuk mengajukan artikel ke jurnal yang terindeks Scopus.
Tahapan ini mencakup pemilihan jurnal, penyesuaian naskah, proses submission, hingga revisi reviewer.

Scopus sendiri adalah basis data sitasi internasional yang digunakan untuk mengukur kualitas dan dampak publikasi ilmiah.
Karena itu, proses submit tidak bisa dilakukan secara asal.


Apa Itu Biaya Publikasi Jurnal Copernicus?

Biaya publikasi jurnal Copernicus adalah biaya yang dikenakan oleh jurnal yang terindeks Copernicus untuk memproses dan menerbitkan artikel.
Copernicus merupakan indeks internasional yang berbeda dan tidak setara dengan Scopus.

Umumnya, biaya publikasi jurnal Copernicus lebih rendah dan prosesnya lebih cepat.
Namun, jurnal Copernicus sering tidak memenuhi persyaratan akademik yang mensyaratkan publikasi Scopus.


Mengapa Biaya Publikasi Jurnal Copernicus Penting Dipahami?

Memahami biaya publikasi jurnal Copernicus penting agar penulis tidak salah memilih target jurnal.
Masih banyak penulis pemula yang mengira Copernicus bisa menjadi alternatif Scopus dengan biaya lebih murah.

Kesalahan pemahaman ini dapat berdampak pada:

  • Publikasi tidak diakui institusi
  • Tidak memenuhi syarat kelulusan atau kenaikan jabatan
  • Waktu dan biaya yang terbuang

Dengan pemahaman yang benar, penulis bisa lebih fokus pada strategi submit jurnal Scopus yang sesuai tujuan akademik.


Cara Kerja dan Proses Submit Jurnal Scopus

1. Menentukan Jurnal Scopus yang Sesuai

Langkah pertama cara submit jurnal Scopus adalah memilih jurnal yang sesuai dengan topik dan scope penelitian.
Pastikan jurnal masih aktif terindeks Scopus melalui Scimago Journal Rank (SJR) atau website resmi jurnal.

Pemilihan jurnal yang tepat dapat mengurangi risiko desk rejection.

2. Menyesuaikan Naskah dengan Author Guidelines

Setiap jurnal Scopus memiliki template dan pedoman penulisan berbeda.
Artikel harus disesuaikan mulai dari struktur, gaya sitasi, hingga batas jumlah kata.

Banyak artikel ditolak bukan karena kualitas, tetapi karena tidak mengikuti author guidelines.

3. Proses Submission Online

Artikel dikirim melalui sistem submission jurnal, seperti OJS atau platform publisher.
Penulis perlu mengunggah naskah, metadata, dan dokumen pendukung sesuai permintaan jurnal.

Bagi yang ingin prosesnya lebih terarah dan menghindari kesalahan teknis saat submission, beberapa penulis memilih menggunakan Jasa Publikasi Jurnal sebagai pendamping agar strategi submit lebih realistis dan sesuai standar.

4. Peer Review dan Revisi

Setelah lolos seleksi awal editor, artikel akan masuk tahap peer review.
Reviewer akan memberikan masukan berupa revisi minor atau mayor.

Penulis wajib merespons setiap komentar reviewer secara sistematis dan berbasis argumen ilmiah.

5. Keputusan Akhir dan Publikasi

Setelah revisi diterima, editor akan memberikan keputusan akhir.
Jika accepted, artikel akan dijadwalkan untuk publikasi, dengan atau tanpa biaya tergantung kebijakan jurnal.


Manfaat Memahami Cara Submit Jurnal Scopus

Dengan memahami cara submit jurnal Scopus, penulis akan mendapatkan beberapa manfaat berikut:

  • Meningkatkan peluang artikel diterima
  • Menghemat waktu trial and error
  • Menghindari jurnal predator
  • Lebih percaya diri menghadapi reviewer

Manfaat ini sangat terasa bagi mahasiswa dan dosen yang baru pertama kali menargetkan jurnal Scopus.


Kesalahan Umum Saat Submit Jurnal Scopus

Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  • Salah memilih jurnal dan scope
  • Mengabaikan template dan pedoman penulisan
  • Tidak mengecek status indeks jurnal
  • Menyamakan Copernicus dengan Scopus

Kesalahan ini bisa berujung pada penolakan di tahap awal.


Kesimpulan

Cara submit jurnal Scopus membutuhkan persiapan matang, pemilihan jurnal yang tepat, dan pemahaman proses yang benar.
Dengan mengikuti alur yang sistematis, penulis dapat meningkatkan peluang diterima tanpa harus mengandalkan klaim instan.

Jika ingin pendampingan yang sesuai standar dan fokus pada kualitas artikel, beberapa penulis memilih layanan profesional sebagai solusi pendukung yang logis.


FAQ

1. Apakah submit jurnal Scopus selalu berbayar?
Tidak. Beberapa jurnal Scopus non–open access tidak memungut biaya publikasi.

2. Berapa lama proses submit jurnal Scopus?
Rata-rata 3–9 bulan, tergantung jurnal dan kecepatan revisi.

3. Apakah artikel berbahasa Indonesia bisa submit Scopus?
Umumnya tidak. Mayoritas jurnal Scopus menggunakan bahasa Inggris akademik.

4. Apakah jurnal Copernicus bisa menggantikan Scopus?
Tidak. Keduanya memiliki standar dan pengakuan akademik yang berbeda.


Meta Deskripsi (CTA Soft Selling)

Panduan cara submit jurnal Scopus yang terarah dan sesuai standar internasional. Pelajari proses, risiko, dan solusi pendampingan agar publikasi lebih aman dan berkualitas.

About Author

admin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *